“Rumah Adaptasi Cuaca Ekstrem Berbasis Material Lokal (RAKEL)” karya Hazel Fawwaz Abhista (XI 1C) & Achmed Aghna Zain (XI 1C)

Rumah Adaptasi Cuaca Ekstrem Berbasis Material Lokal (RAKEL)
(In stock)
- Latar Belakang: Proyek ini muncul karena banyak rumah masyarakat di daerah rawan banjir, panas ekstrem, dan angin kencang belum dirancang untuk menghadapi perubahan iklim, yang mengakibatkan kerusakan rumah, gangguan kesehatan, serta kerugian ekonomi.
- Tujuan Utama: RAKEL berfokus pada modifikasi dan peningkatan fungsi rumah yang sudah ada agar dapat diterapkan oleh masyarakat yang rawan terkena bencana.
- Teknologi dan Fitur:
- PLTS Atap: Digunakan untuk menghemat tagihan listrik, meningkatkan nilai hunian, dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
- PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu): Menggunakan turbin modern yang tahan angin kencang dan badai dengan mekanisme lock and feather untuk keamanan.
- Filter Air Sederhana: Mengolah air sumur atau sungai yang keruh menjadi layak pakai untuk kebutuhan mandi dan mencuci.
- Cadangan Listrik Desa: Memastikan fasilitas umum seperti puskesmas, kantor desa, atau tempat ibadah tetap memiliki daya saat terjadi mati lampu.
- Keunggulan: Proyek ini memiliki keunggulan berupa daya tahan (durable), efisiensi (efficient), penggunaan material lokal (local), berkelanjutan (sustainable), dan memberikan kenyamanan (comfortable).
- Tahap Implementasi:
- 2026: Manajemen dan koordinasi para pihak.
- 2027: Riset, teknologi, pengembangan masterplan, dan pembentukan regulasi.
- 2028: Implementasi gagasan.
- 2029: Evaluasi dan monitoring.
- Pihak Terlibat: Melibatkan Kementerian PPN (Bappenas), Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta pihak swasta dan badan usaha.
Reviews
There are no reviews yet.