“Adaptive Sea Barrier” karya Devinza Lionel Nathan Prasetyo (X 1B) & Rafif Arsyad Syamil (X 1B)
- “EcoFlyCycle” already exists in your wishlist

Adaptive Sea Barrier
(In stock)
Adaptive Sea Barrier oleh Kelompok 3:
- Anggota Kelompok 3: Proyek ini disusun oleh Rafif Arsyad Syamil dan Devinza Lionel Nathan Prasetyo.
- Latar Belakang: Proyek ini didasari oleh kenaikan muka air laut global menurut IPCC (2021), penurunan tanah di Jakarta sebesar 10-20 cm per tahun (2019-2022), serta meningkatnya frekuensi banjir rob menurut BMKG (2023).
- Teknologi yang Digunakan:
- Pembangkit Energi Terbarukan: Menggunakan turbin air untuk arus pasang surut, panel surya, dan baterai untuk penyimpanan energi.
- Struktur Fisik: Dinding kuat yang dirancang untuk menahan gelombang dan banjir rob.
- Sistem Pintar: Dilengkapi dengan sensor tingkat air, ombak, dan cuaca, serta sistem AI untuk analisis, prediksi, dan peringatan dini melalui aplikasi.
- Manfaat Utama:
- Memberikan perlindungan dari banjir rob dan kenaikan air laut.
- Menghasilkan energi bersih dan mengurangi ketergantungan listrik.
- Menyediakan sistem peringatan dini untuk keselamatan warga.
- Ramah lingkungan dan mendukung keberlanjutan.
- Pihak yang Terlibat: Inisiatif ini melibatkan Pemerintah (Kementerian PUPR dan Pemprov DKI) serta lembaga pemantau seperti BMKG.
- Kesimpulan: Adaptive Sea Barrier adalah solusi inovatif yang melindungi wilayah pesisir sekaligus mendukung keberlanjutan melalui energi terbarukan dan teknologi pintar.
Reviews
There are no reviews yet.